Aceh Utara — UPTD Puskesmas Murah Mulia menggelar pengobatan massal bagi warga terdampak banjir di tiga desa wilayah kerjanya, Jumat, 5 Desember 2025. Tiga desa yang dilaporkan terendam banjir sejak beberapa hari terakhir yakni Desa Bare Blang, Paya Sutra, dan Tualang.
Program layanan kesehatan itu digelar berkat kolaborasi Puskesmas Murah Mulia bersama unsur Muspika setempat, menyusul laporan meningkatnya keluhan penyakit kulit, demam, dan gangguan pernapasan pada warga setelah banjir surut.
Di tengah kondisi tersebut, UPTD Puskesmas Murah Mulia bergerak cepat, Petugas medis yang diturunkan bukan sekadar tim rutin: para dokter laki-laki, petugas bencana puskesmas, serta bidan desa dilibatkan untuk menangani lonjakan keluhan penyakit yang kerap muncul di fase pascabanjir.
Kepala Puskesmas Murah Mulia, Nurzahri, S.K.M., M.K.M., menyebut kehadiran timnya merupakan bentuk kesiapsiagaan puskesmas dalam merespons kondisi darurat lingkungan.
“Ini bentuk perhatian dan kepedulian kami kepada desa binaan yang terdampak banjir. Ini juga merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan desa binaan tetap terlindungi setelah bencana. Kami ingin masyarakat merasa bahwa layanan kesehatan tetap hadir, bahkan di situasi paling sulit sekalipun,” ujar kapus.
Ia menambahkan, pemantauan kesehatan warga tetap dilanjutkan dalam beberapa hari ke depan untuk mencegah potensi penyebaran penyakit berbasis lingkungan pascabanjir,” pungkas Nurzahri.
Bagi warga, kehadiran tim kesehatan menjadi napas baru setelah berhari-hari berjibaku dengan luapan air dan lumpur.
Di tengah pemulihan yang berjalan pelan, layanan cepat setidaknya memberi rasa aman bahwa kesehatan mereka tidak dibiarkan menjadi korban berikutnya. (SR)







Komentar