**KUANSING** – Praktik Sembuyi-Sembuyi mafia pupuk bersubsidi yang merampas hak para petani di wilayah Sumatra Barat (Sumbar) kian merajalela. Modus operandi para oknum tak bertanggung jawab ini terbilang nekat: menguras pasokan pupuk subsidi milik petani Sumbar, lalu menyelundupkannya ke luar provinsi demi meraup keuntungan pribadi yang menggiurkan.
Ironisnya, jalur lintas Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, diduga kuat menjadi “jalur hijau” favorit para pelaku. Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk-truk bermuatan pupuk subsidi selundupan tersebut hampir setiap malam bebas melenggang melintasi wilayah hukum Kuansing.
Merespons keresahan masyarakat dan laporan investigasi media, Kapolres Kuansing, **AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H.**, langsung mengambil sikap tegas. Pihaknya menyatakan perang terhadap jaringan mafia pupuk yang menyengsarakan hajat hidup petani tersebut.
“Kalau ada informasi (valid) yang dapat kami tindaklanjuti dalam pengungkapan ini, mohon segera infokan ke kami, Bang,” tegas AKBP Hidayat Perdana saat dikonfirmasi oleh awak media, Sabtu (20/6/2026).
Tidak main-main dengan komitmennya, Kapolres Kuansing menginstruksikan jajarannya untuk memperketat pengawasan di jalur-jalur rawan. Pihak kepolisian kini tengah melakukan pengintaian intensif guna memutus rantai pasok dan membongkar jaringan mafia pupuk bersubsidi antar-provinsi ini.
Langkah cepat Polres Kuansing ini diharapkan mampu menghentikan kebocoran pupuk subsidi yang selama ini menjadi momok menakutkan bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, khususnya di wilayah Sumatra Barat. Masyarakat juga diimbau untuk tidak takut melapor jika melihat aktivitas mencurigakan berupa bongkar muat pupuk ilegal di malam hari.(B.A)







Komentar