BENAI – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Taqwa, Desa Pulau Lancang, Kecamatan Benai, pada Rabu malam (11/3/2026). Di bawah cahaya lampu masjid yang hangat, Wakil Bupati Kuantan Singingi, H. Muklisin, hadir membawa pesan optimisme di tengah tantangan ekonomi daerah yang sedang tidak mudah.
Kegiatan Safari Ramadhan 1447 H ini bukan sekadar seremoni rutin. Bagi Muklisin, ini adalah panggung untuk mendengar langsung “detak jantung” aspirasi masyarakat Benai sekaligus memaparkan strategi pemerintah dalam menjaga roda pembangunan tetap berputar.
Pendidikan Jadi Prioritas: Tidak Ada Anak Putus Sekolah
Salah satu poin paling menarik yang mencuri perhatian jamaah adalah komitmen Muklisin terhadap dunia pendidikan. Ia mengungkapkan rencana ambisius mengenai pembangunan Sekolah Rakyat.
“Kita ingin memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya yang berada di kategori desil 1 dan 2, tetap bisa bermimpi. Sekolah Rakyat ini adalah jawaban bagi orang tua yang kesulitan biaya agar anak mereka tidak berhenti belajar,” tegas Muklisin dengan nada penuh empati.
Tidak hanya soal pendidikan, kegelisahan warga terkait akses transportasi juga dijawab langsung. Menanggapi aspirasi Camat Benai mengenai pembangunan Jembatan Tanjung Simandolak, Wabup Muklisin memberikan respon cepat.
Beliau langsung menginstruksikan pihak kecamatan untuk segera merampungkan proposal teknis agar koordinasi dengan pihak terkait bisa segera dieksekusi. “Silakan siapkan proposalnya segera. Kita akan upayakan semaksimal mungkin agar jembatan ini bukan lagi sekadar impian,” tambahnya.
Meski mengakui kondisi fiskal daerah saat ini cukup menantang, Muklisin menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti membangun. Dengan semangat gotong royong dan transparansi, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi optimis bisa sejajar dengan kabupaten maju lainnya di Riau. (B.A)












Komentar