TELUK KUANTAN — Aksi ugal-ugalan remaja bawah umur kembali memakan korban. Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga unit sepeda motor terjadi di jalan lurus arah Komplek Perkantoran Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Sinambek, Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, pada Sabtu malam (10/10/2026) Pukul 22:30 Wib
Insiden tragis yang berlangsung tepat di depan Kantor Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kuansing ini menimpa empat orang remaja. Dua orang di antaranya mengalami luka parah dan kritis setelah sepeda motor yang mereka kendarai saling beradu banteng dalam kecepatan tinggi.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, peristiwa bermula ketika dua orang remaja putri yang diperkirakan masih di bawah umur menunggangi sepeda motor Honda Stylo melaju kencang dari arah berlawanan. Pada saat bersamaan, seorang pemuda yang juga mengendarai Honda Stylo meluncur kencang dari arah sebaliknya.
Karena sama-sama melaju dalam kecepatan tinggi, tabrakan hebat tak terelakkan. Tak berhenti di situ, seorang pengendara pria lainnya yang mengendarai Honda Scoopy di belakangnya tak sempat membuang badan hingga ikut menghantam kedua kendaraan tersebut.
Dua unit Honda Stylo mengalami rusak parah (hancur di bagian depan).
Satu unit Honda Scoopy mengalami rusak ringan.
4 Korban Dilarikan ke RSUD, Satu Pria Tak Sadarkan Diri
Akibat kecelakaan beruntun ini, empat orang korban langsung dilarikan warga ke RSUD Teluk Kuantan guna mendapatkan penanganan medis darurat.
Dua korban pria mengalami luka sangat parah, di mana salah satu di antaranya dilaporkan tidak sadarkan diri di lokasi kejadian. Sementara itu, dua remaja wanita pengendara Honda Stylo mengalami luka ringan dan syok berat.
Tak lama setelah kejadian, personel Satlantas Polres Kuansing langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat, serta menyita ketiga unit sepeda motor sebagai barang bukti.
Warga sekitar yang resah mengaku kawasan jalan lurus menuju Komplek Perkantoran Bupati Kuansing tersebut memang sudah lama menjadi ‘sirkuit arena’ balap liar anak-anak di bawah umur, terutama pada malam minggu.
”Sudah terlalu banyak korban berjatuhan di lokasi ini! Kami mendesak Satpol PP Kuansing dan Satlantas Polres Kuansing untuk rutin melakukan razia setiap malam minggu. Jangan biarkan nyawa anak-anak melayang konyol di jalan ini,” tegas salah seorang warga setempat di lokasi kejadian.
Masyarakat kini menagih ketegangan aparat penegak hukum dan Satpol PP untuk menindak tegas aksi balap liar yang semakin meresahkan dan mengancam keselamatan pengguna jalan di Teluk Kuantan (**)













Komentar