Megah dan Bernuansa Melayu, Arena Utama MTQ ke-XLIV Kuansing Rampung 95 Persen

Agama, Pemerintah61 Dilihat

**KUANTAN SINGINGI** – Hitung mundur pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XLIV tingkat Kabupaten Kuantan Singingi kian mendebarkan. Hingga Senin (15/6/2026), megaproyek arena utama yang bakal menjadi pusat syiar Islam di Bumi Pacu Jalur ini dilaporkan telah mencapai **95 persen** pembangunan.

Wajah kemegahan arena tersebut kini mulai terpancar utuh. Struktur panggung utama yang kokoh berdiri, gerbang megah yang menyambut jemaah, hingga fasilitas penunjang modern bertaraf besar kini sudah memasuki fase finalisasi.

Memasuki tahap akhir, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kuansing kini fokus pada detail estetika kawasan. Ratusan pekerja tampak berkejaran dengan waktu melakukan pengecatan, pemasangan elemen dekoratif, penataan sistem pencahayaan (*lighting*), hingga penataan lanskap di sekitar area.

Kepala Dinas PUPR Kuantan Singingi, Ade Farel, mengungkapkan bahwa mahakarya ini dirancang dengan konsep yang sangat istimewa.
“Alhamdulillah, progres pembangunan berjalan sesuai target. Infrastruktur utama sudah hampir selesai. Konsep tahun ini sengaja mengangkat perpaduan desain Islami modern yang dipadukan dengan karakter budaya Melayu Kuantan Singingi yang kuat,” ujar Ade Farel saat meninjau langsung lokasi.

Pendekatan arsitektur ini dipilih agar arena tidak sekadar menjadi tempat bertanding, tetapi juga menjadi simbol identitas daerah yang berwibawa dan penuh berkah.

Demi mengejar tenggat waktu tanpa mengorbankan kualitas, Dinas PUPR bersama pihak kontraktor menerapkan strategi lembur terukur, yakni **pola kerja dua shift setiap hari**. Langkah ini diambil agar seluruh fasilitas tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki waktu yang cukup untuk proses pengujian fungsi (*commissioning test*) sebelum hari H.

“Kami bekerja maksimal 24 jam dalam dua shift agar seluruh sarana benar-benar siap pakai. Di sisi lain, kualitas struktur tetap menjadi harga mati karena fasilitas ini adalah wajah dan representasi nama baik daerah kita,” tegas Ade.

Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi menegaskan bahwa kompleks arena MTQ ini tidak akan menjadi “proyek sesaat” yang telantar usai kompetisi. Fasilitas megah ini sengaja dirancang multibahasa dan multifungsi untuk jangka panjang.

**Rencana Pemanfaatan Arena Pasca-MTQ:**
* Pusat kegiatan keagamaan skala besar (Tablig Akbar, Manasik Haji).
* Ruang terbuka publik dan pusat aktivitas sosial masyarakat.
* Destinasi wisata religi baru di Kuantan Singingi.

Melalui momentum ini, Pemkab Kuansing juga mengetuk hati masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat aset berharga ini.

Dengan progres yang nyaris sempurna, optimisme tinggi menyelimuti Bumi Pacu Jalur. Perhelatan MTQ ke-XLIV diyakini tidak hanya akan berlangsung meriah dan lancar, tetapi juga mampu menggetarkan syiar Islam sekaligus mempererat tali persaudaraan masyarakat Kuantan Singingi.(Ardp)

Komentar