Pererat Solidaritas, FPII Korwil Kuansing Tebar Ratusan Paket Takjil dan Gelar Bukber

Agama, Daerah, Organisasi198 Dilihat

TELUK KUANTAN – Momentum Ramadan 1447 H menjadi ajang pembuktian kekompakan bagi Forum Pers Independen Indonesia (FPII) Koordinator Wilayah Kabupaten Kuantan Singingi. Pada Sabtu (7/3/2026), organisasi profesi ini sukses menggelar aksi sosial dengan membagikan 200 paket takjil kepada pengendara di jalur dua depan Pasar Modern Teluk Kuantan.

Aksi berbagi yang berlangsung khidmat ini tidak hanya sekadar rutinitas tahunan, tetapi menjadi simbol kehadiran jurnalis di tengah masyarakat. Usai pembagian takjil, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama di Warkop Andri/NF Kopi, Jalan Abdul Rauf, yang dihadiri lebih dari 30 anggota FPII.

Kobarkan Semangat “Berat Sama Dipikul”
Dalam arahannya, Ketua FPII Korwil Kuansing yang diwakili oleh Sekretaris, Kaharudin, menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi melalui kesadaran kolektif.

“Kedepannya, kita harus terus meningkatkan kesadaran berorganisasi. Kekompakan adalah kunci; berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Mari kita jadikan wadah ini semakin solid dan profesional,” tegas Kaharudin di hadapan seluruh anggota.

Kegiatan ini juga mendapat sorotan positif dari organisasi pers tetangga. Ketua Aliansi Jurnalis Online Indonesia (AJOI) Kuansing, Roni Arion, yang hadir sebagai undangan, mengaku kagum dengan atmosfer kekeluargaan yang dibangun oleh FPII.

“Saya sangat terpana melihat kekompakan rekan-rekan FPII Korwil Kuansing. Semangat kebersamaan seperti ini sangat penting bagi kita sesama jurnalis. Sukses selalu untuk seluruh anggota yang tergabung di dalamnya,” ujar Roni.

Tak hanya dihadiri insan pers, acara ini juga dihadiri oleh 10 perwakilan dari Persatuan Pemuda Pangkalan Indarung, menunjukkan bahwa FPII mampu bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Yadi Riau, salah satu anggota FPII.

Melalui kegiatan ini, FPII Korwil Kuansing berharap semangat persaudaraan antar-wartawan tetap terjaga, sehingga peran pers sebagai pilar demokrasi di Kabupaten Kuansing dapat berjalan beriringan dengan nilai-nilai sosial kemanusiaan. (Tim)

Komentar