KUANSING — Gelap malam dan riuh musik remang-remang di kawasan Kompleks Pemda Kuansing tak mencerminkan mimpi besar yang diusung seorang wanita muda berhijab. Langkahnya menuntut ilmu terhenti sejenak ketika Tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar razia penertiban pada Rabu (9/9/2026) pukul 01.00 WIB dini hari.
Wanita berinisial … (Ads) ini bukanlah wanita biasa, melainkan lulusan terbaik Sarjana Farmasi dari salah satu perguruan tinggi terkemuka di Sumatera Utara,bahkan dia sebagai Duta Universitas nya Di tengah impian besar mengejar gelar profesi Apoteker, keterbatasan ekonomi
memaksanya mengambil jalan terjal dengan bekerja sebagai kasir di tempat tersebut.
”Saya bekerja di sini hanya untuk mencari uang demi melanjutkan pendidikan profesi Apoteker, Bang,” tuturnya dengan nada bergetar saat ditemui awak media usai penertiban.
Penertiban yang berlangsung di Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik (Lubuk Jambi), ini semula bertujuan menertibkan pekat (penyakit masyarakat). Sebelum menyisir kafe tempat wanita tersebut bekerja, petugas telah mengamankan empat wanita penghibur di lokasi terpisah.
Kini, kisah sang sarjana farmasi terbaik itu menyisakan keprihatinan mendalam—tentang perjuangan, impian tinggi, dan kenyataan pahit yang harus dihadapi demi menembus cita-cita. (B.A)









Komentar