Sentuh Warga Bantaran Sungai, Polres Kuansing Hadirkan ‘Klinik hingga Pustaka Apung’ di Kampung Tengah

Daerah, Desa, Kesehatan, Polri35 Dilihat

**KUANTAN SINGINGI** – Komitmen Kepolisian Daerah (Polda) Riau untuk selalu hadir di tengah masyarakat kembali dibuktikan lewat aksi nyata di lapangan. Mengusung semangat **“Melindungi Tuah, Menjaga Marwah,”** Polres Kuantan Singingi (Kuansing) menggelar aksi kemanusiaan bertajuk **Giat JALUR (Jelajah Riau untuk Rakyat)** di kawasan perairan Desa Kampung Tengah, Kecamatan Kuantan Hilir, pada Selasa (26/5/2026).

Dipimpin langsung oleh Kapolres Kuansing, **AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H.**, rombongan kepolisian membelah jalur perairan untuk menyambangi warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai. Tidak sekadar datang berkunjung, Polres Kuansing membawa pelayanan lengkap: mulai dari posko kesehatan di atas air, bantuan pangan, perpustakaan keliling, hingga aksi penghijauan.
*”Kegiatan ini adalah bentuk empati dan kepedulian nyata Polri terhadap kondisi sosial dan kesehatan masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah yang sulit dijangkau transportasi darat,”* ujar AKBP Hidayat Perdana di sela-sela kegiatan.

Ada yang unik dalam Giat JALUR kali ini. Polres Kuansing memaksimalkan wilayah perairan dengan menghadirkan sejumlah fasilitas “Apung” yang langsung diserbu warga.
Berikut adalah 5 pilar aksi sosial yang dihadirkan di Desa Kampung Tengah:
* **Klinik Apung (Sie Dokkes & Puskesmas):** Sebanyak 50 warga mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis secara langsung. Fokus utama layanan ini adalah mendeteksi dini penyakit khas bantaran sungai seperti ISPA, penyakit kulit/gatal-gatal, dan Demam Berdarah Dengue (DBD).

  literasi generasi muda di pelosok, sebuah perpustakaan apung disediakan di atas kapal. Anak-anak desa tampak antusias membaca beragam buku ilmu pengetahuan yang disiapkan.

Petugas memberikan edukasi humanis kepada warga agar bersama-sama menjaga ekosistem sungai dan dengan tegas menolak aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang merusak alam.

Sebanyak 20 Kepala Keluarga (KK) yang membutuhkan menerima paket sembako premium berisi beras, minyak goreng, telur, gula pasir, dan teh untuk meringankan beban ekonomi mereka.

investasi masa depan lingkungan, polisi membagikan 50 batang bibit pohon produktif dan pelindung, mulai dari Durian, Matoa, Kelengkeng, Jengkol, hingga Trembesi.
### Tiga Pesan Penting Kapolres untuk Kemajuan Desa

Dalam dialog hangat bersama warga dan tokoh masyarakat, Kapolres Kuansing menyampaikan tiga pesan kunci yang diharapkan dapat menjadi pemantik kemajuan Desa Kampung Tengah:
1. **Sinergi Jaga Lingkungan:** Warga diminta aktif berkolaborasi dengan aparat pemerintahan setempat untuk menjaga kelestarian alam sekitar sungai.
2. **Manfaatkan Layanan Kesehatan:** Mengimbau warga agar tidak ragu memeriksakan diri secara berkala demi mendeteksi penyakit sejak dini.

3. **Perang Total Melawan Narkoba:** Mengajak pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membentengi kampung dari bahaya peredaran gelap narkotika.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.30 WIB ini berjalan dengan sangat aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. Senyum sumringah dari puluhan warga yang merasa terbantu menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polri di tengah-tengah mereka membawa dampak positif yang langsung terasa.

Melalui Giat JALUR ini, Polres Kuansing tidak hanya mengamankan wilayah, tetapi juga berhasil membangun jembatan silaturahmi dan memperkokoh kepercayaan (trust) antara masyarakat dan institusi Polri.(***)

Komentar