Tepian Narosa Siap Menjadi Panggung Megah MTQ Riau 2026

Agama, Pemerintah72 Dilihat

TELUK KUANTAN – Gemuruh syiar Al-Qur’an segera menyapa Negeri Bermarwah. Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) kini tengah mematangkan diri untuk menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026. Fokus utama saat ini? Menyulap kawasan ikonik Tepian Narosa menjadi pusat peradaban religi pada Juni mendatang.

Untuk memastikan segalanya berjalan tanpa cela, Pemerintah Provinsi Riau turun langsung melakukan inspeksi lapangan, Kamis (12/3/2026). Dipimpin oleh Asisten I Setdaprov Riau, Zulkifli Syukur, M.Si, tim bergerak menyisir setiap sudut lokasi yang akan menjadi saksi bisu lahirnya qori dan qoriah terbaik Bumi Lancang Kuning.

Poin krusial dalam peninjauan ini adalah penentuan titik presisi pembangunan astaka utama. Zulkifli menegaskan bahwa estetika dan fungsionalitas harus berjalan beriringan.
* Posisi Astaka: Dipastikan menghadap arah yang tepat untuk kenyamanan jamaah dan kesakralan acara.
Area Pameran: Lokasi stand kabupaten/kota dipetakan agar tertata rapi namun tetap mudah diakses pengunjung.

Akomodasi: Kesiapan penginapan bagi kafilah menjadi prioritas agar para peserta dapat bertanding dalam kondisi prima.
> “Kami ingin memastikan setiap jengkal persiapan, mulai dari arah astaka hingga kenyamanan tempat istirahat qori dan qoriah, berada pada level optimal,” ujar Zulkifli di sela-sela peninjauan.

Kawasan Tepian Narosa yang biasanya identik dengan riuh rendah Pacu Jalur, kini akan bersalin rupa menjadi pusat religi. Penataan area parkir, aksesibilitas, hingga kebersihan lingkungan sekitar terus digenjot oleh kolaborasi lintas OPD antara Pemprov Riau dan Pemkab Kuansing.

Kehadiran pejabat teras seperti Asisten III Setda Kuansing Drs. Azhar Ali, Sekretaris Umum LPTQ Riau, hingga Kadis Kominfoss Kuansing menunjukkan bahwa hajatan ini adalah kerja besar kolektif.

Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Religi
MTQ 2026 diproyeksikan bukan sekadar seremoni rutin. Ini adalah momentum emas bagi Kuansing untuk:
Memperkuat Syiar: Menjadikan Al-Qur’an sebagai gaya hidup masyarakat.
Ukhuwah Islamiyah: Mempererat tali persaudaraan antar 12 kabupaten/kota di Riau.
Dampak Ekonomi: Menghidupkan UMKM lokal melalui kunjungan ribuan tamu dari luar daerah.
Dengan waktu yang semakin dekat, Kuansing tidak hanya sekadar bersiap; mereka sedang membangun panggung sejarah (B.A)

Komentar