KUANTAN SINGINGI — Momen kebersamaan sepasang suami istri muda mendadak berubah menjadi duka mendalam. Adam Firmansyah, seorang remaja berusia 17 tahun, dilaporkan hilang tenggelam setelah terseret derasnya arus Sungai Kuantan di kawasan Desa Sawah, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Kamis (20/8/2026) sore.
Insiden memilukan ini bermula sekitar pukul 16.00 WIB. Adam, remaja asal Desa Peranap yang kini berdomisili di Desa Jake, tengah mandi di tepian sungai bersama sang istri. Tanpa diduga, hantaman arus deras mendadak datang dan langsung menyeret tubuh pasangan muda tersebut ke tengah sungai.
Warga setempat yang menyaksikan kejadian mencekam itu bergerak cepat merespons jeritan minta tolong. Aksi tanggap warga berhasil menyelamatkan sang istri dari cengkeraman arus sungai yang ganas. Namun naas, Adam tak mampu bertahan. Tubuhnya dengan cepat hilang ditelan gulungan air Sungai Kuantan sebelum sempat terjangkau pertolongan.
Laporan darurat yang diterima Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kuansing pada pukul 16.05 WIB langsung menggerakkan operasi pencarian skala besar.
Unsur Terlibat: Tim SAR Gabungan terdiri dari BPBD Kuansing, Basarnas Pekanbaru, TNI, Polri, Damkar/Satpol PP KP, perangkat Desa Sawah, serta puluhan warga lokal.
Armada & Peralatan: Satu unit perahu karet mesin 40 PK, life jacket, dan ring buoy dikerahkan untuk menyisir bantaran serta titik-titik rawan di sepanjang aliran sungai.
Sungai Kuantan yang dikenal sebagai pusat kebudayaan Pacu Jalur ini memang kerap menyimpan bahaya laten. Debit air yang mendadak meningkat dan pusaran arus bawah yang tak terduga acap kali menjadi ancaman mematikan bagi siapa saja yang beraktivitas di sekitarnya.
Hingga Kamis malam, Adam Firmansyah masih belum ditemukan. Penyisiran terus dilanjutkan dengan menyisir tiap sudut sungai di tengah kecemasan keluarga yang setia menanti keajaiban di tepi air. Petugas mengimbau warga di sepanjang bantaran Sungai Kuantan untuk tetap waspada serta segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban (**)













Komentar