Predator Anak di Bukit Kapur Diringkus: Kakek 65 Tahun Cabuli 7 Bocah Perempuan

Daerah, Hukrim, Polri125 Dilihat

**DUMAI** – Kedok seorang kakek berinisial MD (65) akhirnya terbongkar. Warga wilayah Bukit Kapur, Kota Dumai ini diringkus Tim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Dumai setelah dilaporkan atas dugaan pencabulan terhadap 7 orang anak perempuan di bawah umur. Tanpa berkutik, predator anak ini diciduk polisi langsung di kediamannya tanpa perlawanan.

Kapolres Dumai, AKBP Angga Febrian Herlambang, mengungkapkan bahwa tabir kelam ini mulai terkuak saat salah satu keluarga korban memberanikan diri melapor ke Mapolres Dumai pada Kamis (11/6/2026). Ibu korban tak terima buah hatinya menjadi korban pelecehan seksual oleh MD, yang ironisnya merupakan tetangga dekat mereka sendiri.
“Begitu menerima laporan, tim langsung kami terjunkan ke lapangan untuk melakukan penyelidikan kilat. Setelah memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti-bukti kuat dalam waktu 24 jam, tim langsung bergerak menangkap pelaku di rumahnya,” ujar AKBP Angga kepada *Awak Media Sabtu (13/6/2026) petang.

Saat ini, MD hanya bisa tertunduk lesu di balik jeruji besi Mapolres Dumai untuk menjalani pemeriksaan intensif. Kapolres menegaskan tidak ada toleransi bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak, dan hukuman berat dipastikan menanti kakek bejat tersebut.

Atas perbuatan tidak senonohnya, MD dijerat dengan pasal berlapis:
* **Pasal 82 ayat (1) UU Nomor 17 Tahun 2016** tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 01 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
* *Juncto* (jo) **Pasal 415 B KUHPidana**.
* *Juncto* (jo) **Pasal 126 Ayat (1) KUHPidana**.
Pelaku terancam hukuman penjara paling lama 9 tahun atas tindakan kriminalnya tersebut.

Tragedi memilukan ini memicu keprihatinan mendalam dari pihak kepolisian. Mantan Kapolres Kuantan Singingi ini pun memberikan peringatan keras kepada seluruh orang tua di Kota Dumai agar meningkatkan kewaspadaan.
“Kepada warga Dumai, kami mengimbau

dengan sangat agar ekstra menjaga anak-anak kita. Tetaplah skeptis dan waspada terhadap orang-orang di sekitar. Sebab, realitanya orang terdekat pun terkadang bisa berubah menjadi predator paling berbahaya bagi anak-anak kita,” pungkas AKBP Angga dengan tegas.(**)

Komentar