Riuh Tigo Muaro: Saat Bupati Suhardiman Amby Bakar Semangat Pacu Jalur Inuman

Daerah, Pariwisata81 Dilihat

**INUMAN** – Gemuruh sorak-sorai ribuan penonton memecah keheningan Sungai Kuantan saat Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Dr. H. Suhardiman Amby, MM, hadir langsung di tengah lautan manusia. Kehadiran orang nomor satu di Kuansing ini menjadi magnet tersendiri pada gelaran hari kedua Festival Pacu Jalur Rayon I di Arena Tigo Muaro, Kecamatan Inuman, Sabtu (13/6/2026).

Masyarakat yang memadati tepian sungai tampak menyambut hangat sang Bupati, yang datang tidak hanya sebagai pejabat, tetapi juga sebagai pencinta tradisi asli anak nagari.

Ada momen menarik di sela-sela sengitnya aduan kecepatan perahu. Bupati Suhardiman secara khusus memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada trio komentator legendaris: **Darwis Dt**, **Japriadi**, dan **Adil Cahyadi**.
Lewat mikrofon merekalah, adrenalin ribuan penonton dibakar. Suara lantang dan ulasan jenaka mereka dinilai sukses menghidupkan atmosfer perlombaan menjadi jauh lebih magis dan meriah.
Pacu jalur ini punya jiwa, dan para komentator inilah yang menyuarakan jiwa tersebut kepada kita semua,” puji Bupati hangat.

Di atas riak air Tigo Muaro, tensi ketegangan memuncak. Sebanyak 24 jalur terbaik saling hantam kekuatan pada putaran pertama hari kedua ini. Kayuhan dayung yang serentak dan pekikan komando di atas jalur sukses menyuguhkan tontonan yang menegangkan.

Dari laga hidup-mati tersebut, 12 jalur berhasil merayap naik ke babak berikutnya. Puncaknya, pada hari ketiga besok, hanya akan ada 6 jalur tersisa yang siap bertumpu darah dan keringat demi memperebutkan takhta tertinggi di Rayon I Inuman.

Bupati yang akrab dengan gelar adat **Datuk Panglimo Dalam** ini menegaskan bahwa Pacu Jalur bukan lagi sekadar ritual tahunan atau tontonan pelestarian budaya semata.

“Ini adalah mesin penggerak ekonomi rakyat. Lihat bagaimana UMKM kita bergerak, warung-warung penuh, dan perputaran uang terjadi begitu cepat di sekitar arena. Budaya lestari, ekonomi masyarakat pun mandiri,” ujar Datuk Panglimo Dalam dengan optimis.

Beliau juga menitipkan pesan mendalam kepada seluruh pengunjung dan atlet untuk tetap menjaga sportivitas yang tinggi. Keamanan, ketertiban, dan rasa persaudaraan harus tetap menjadi kemudi utama selama festival berlangsung.

Sebagai bagian dari rangkaian menuju *core event* **Festival Pacu Jalur Tradisional Kabupaten Kuansing**, gelaran di Kecamatan Inuman ini sukses menjadi bukti nyata: bahwa di atas air Tigo Muaro, persatuan dipererat, dan pesona budaya Kuansing kembali memikat dunia. (Ardp)

Komentar